Banyak teman-teman yang bermain forex, baik itu pemula maupun yang ahli. Forex bagi kebanyakan orang awam itu adalah hal yang menakutkan, Karena resiko dari kerugiannya itu sangat besar. Hal itu juga dirasakan oleh pemula yang langsung terjun kedalam dunia forex. Hal itu dapat kita maklumi, karena awal dari kesuksesan adalah kita mengetahui kegagalan. Meski sebenarnya kita tanpa harus merasakan apa yang namanya kegagalan dalam bermain forex, yang penting kita tahu apa itu kegagalan yang terjadi didalam forex.
Forex, pergerakan grafiknya hampir seperti gelombang sinussoida dalam mencari sudut-sudut lingkaran ataupun dalam pengukuran frekuensi suara. Forex, adalah sebuah irama perdagangan pertukaran mata uang, grafiknya meliak-liuk bagai alunan musik. Jika kita bermain sesuai keselarasan nada, maka kemungkinan besar kita akan memperoleh keuntungan dari bermain forex. Dan jika kita ingin memperoleh kerugian, caranya pun juga sama kita tinggal melawan arah gelombang yang dibentuk oleh grafik forex tersebut dari jumlah lalulintas pertukaran mata uang tersebut.
Lalu bagaimana cara agar kita selalu atau sering dalam kondisi aman dalam bermain forex. Caranya adalah dengan menentukan batasan-batasan kita bermain forex tersebut. Apa batasan-batasan itu? Batasan-batasan tersebut adalah kita menentukan berapa jumlah kerugian yang harus kita tanggung apabila itu terjadi? Dan berapa jumlah keuntungan yang harus kita peroleh? Kedua hal itulah yang semestinya kita perhatikan, kenapa? Karena kedua hal tersebut lah yang kita alami dalam bermain nada-nada grafik forex yang selalu berubah-ubah bentuknya tiap waktu.
Hal yang pertama yang harus kita antisipasi adalah berapa kerugian yang harus kita tanggung. Sering para pemain forex melupakan hal ini, sehingga mereka terlalu asik dengan grafik yang berlawanan dan mengakibatkan kerugian yang fatal yaitu bangrut. Bagaimana caranya agar kita tidak terlalu asik dengan grafik tersebut. Cara yang sederhana adalah kita memberikan batasan kerugian atau stop lose (SL) pada saat kita melakukan trading. Sebelum kita pasang SL, kita harus menganalisa terlebih dahulu, agar kita tidak salah memberikan batasan SL.
Dan yang terakhir adalah kita juga harus memberikan batasan keuntungan dalam satu kali trading kita atau bahasa gaulnya itu adalah take profit (TP). Cara memberikannya hampir sama dengan SL, bedanya cuma jumlah pemberian nilainya berlawanan dengan SL. Perbandingan pemberian batasan yang menurut saya bagus adalah 5:1, 5 untuk SL dan 1 untuk TP. Kenapa kita buat TP lebih kecil daripada SL? Agar teman-teman tahu, teman-teman bisa mencobanya sendiri mengapa saya buat TP lebih sedikit daripada SL. Jika ada pertanyaan teman-teman bisa memberikan komentar pada artikel ini. Terimakasih.
Forex, pergerakan grafiknya hampir seperti gelombang sinussoida dalam mencari sudut-sudut lingkaran ataupun dalam pengukuran frekuensi suara. Forex, adalah sebuah irama perdagangan pertukaran mata uang, grafiknya meliak-liuk bagai alunan musik. Jika kita bermain sesuai keselarasan nada, maka kemungkinan besar kita akan memperoleh keuntungan dari bermain forex. Dan jika kita ingin memperoleh kerugian, caranya pun juga sama kita tinggal melawan arah gelombang yang dibentuk oleh grafik forex tersebut dari jumlah lalulintas pertukaran mata uang tersebut.
Lalu bagaimana cara agar kita selalu atau sering dalam kondisi aman dalam bermain forex. Caranya adalah dengan menentukan batasan-batasan kita bermain forex tersebut. Apa batasan-batasan itu? Batasan-batasan tersebut adalah kita menentukan berapa jumlah kerugian yang harus kita tanggung apabila itu terjadi? Dan berapa jumlah keuntungan yang harus kita peroleh? Kedua hal itulah yang semestinya kita perhatikan, kenapa? Karena kedua hal tersebut lah yang kita alami dalam bermain nada-nada grafik forex yang selalu berubah-ubah bentuknya tiap waktu.
Hal yang pertama yang harus kita antisipasi adalah berapa kerugian yang harus kita tanggung. Sering para pemain forex melupakan hal ini, sehingga mereka terlalu asik dengan grafik yang berlawanan dan mengakibatkan kerugian yang fatal yaitu bangrut. Bagaimana caranya agar kita tidak terlalu asik dengan grafik tersebut. Cara yang sederhana adalah kita memberikan batasan kerugian atau stop lose (SL) pada saat kita melakukan trading. Sebelum kita pasang SL, kita harus menganalisa terlebih dahulu, agar kita tidak salah memberikan batasan SL.
Dan yang terakhir adalah kita juga harus memberikan batasan keuntungan dalam satu kali trading kita atau bahasa gaulnya itu adalah take profit (TP). Cara memberikannya hampir sama dengan SL, bedanya cuma jumlah pemberian nilainya berlawanan dengan SL. Perbandingan pemberian batasan yang menurut saya bagus adalah 5:1, 5 untuk SL dan 1 untuk TP. Kenapa kita buat TP lebih kecil daripada SL? Agar teman-teman tahu, teman-teman bisa mencobanya sendiri mengapa saya buat TP lebih sedikit daripada SL. Jika ada pertanyaan teman-teman bisa memberikan komentar pada artikel ini. Terimakasih.
No comments:
Post a Comment
terima komentar anda