Setelah lama kita tidak berjumpa didalam blog ini, mari kita mulai lagi berbincang didalam dunia forex ini lagi. Disini kita tidak membahas kita ini sudah profesional ataupun amatir, bagi saya semua pemain trading forex itu sama. Yang membedakan kita ini masuk kedalam kategori berhasil atau tidak adalah dari pengetahuan kita tentang trading forex dan seberapa besar pendapatan kita setiap waktu yang kita gunakan untuk bermain trading forex. Jadi disini kita tidak membahas apakah kita ini seorang amatir ataupun seorang profesional dalam bermain trading forex.
Tidak perlu takut ataupun khawatir dengan permasalahan yang kita hadapi didalam kepala kita, apakah kita nanti rugi ataupun untung, apakah kita ini pemula ataukah sudah menjadi pelaku yang terbiasa didalam dunia forex. Hilangkan semua presepsi kita itu, daripada kita memikirkan hal-hal yang membebani kita seperti itu lebih baik kita berfikir "kapan lagi kita bermain dan bergelut dalam dunia trading seperti forex ini!". Mari kita bersama-sama menerapkan pemikiran ini dalam pikiran kita semua "kapan lagi kita bermain dan bergelut dalam dunia trading seperti forex ini!" dan hal seperti itu dapat kita terapkan dalam semua kegiatan kita sehari-hari.
Untuk memulai trading kita pada kesempatan awal ini, sebaiknya kita membaca artikel ini dengan membuka software trading forex kita juga. Hal itu akan menambah pengetahuan kita langsung, dan akan tertanam didalam pikiran kita dan akan menumbuhkan rasa terbiasa dalam bermain trading forex kita secara tidak sadar. Setelah kita buka software trading kita tadi, mari kita lanjut untuk membaca artikel ini dan kita juga tidak melupakan dengan software yang kita buka tadi.
Software yang kita buka tadi, kita jadikan kosong terlebih dahulu untuk tampilan grafik kondisi pasar yang ada dengan cara menutupnya. Seperti cotoh dibawah ini (software MT4)
menjadi
Jika sudah, mari kita mulai untuk bermain trading forexnya. Langkah selanjutnya adalah kita buka grafik baru dengan menekan simbol new chart yang terletak dibawah menu file. Kita pilih yang EURUSD, itu artinya kita akan melakukan pengamatan grafik pertukaran mata uang Euro dengan US Dolar. langkah selanjutnya adalah kita pilih indikator yang ingin kita gunakan, disana terdapat banyak sekali menu-menu indikator akan tetapi disini saya menggunakan ADX yang terletak dibagian submenu templates yang berada disamping gambar jam (periods). Dan posisi grafik saya rubah menjadi bentuk candle, disini kita akan mengetahui perbedaan warna antara grafik yang mengarah keatas dengan grafik yang mengarah kebawah. Biasanya grafik yang mengarah keatas itu berwarna gelap, sedangkan grafik yang mengarah kebawah berwarna terang.
Kita akan mengambil alih apakah kita akan melakukan pembelian atau penjualan itu adalah pada saat candle-candle yang memiliki batas atas atau batas bawah sama dan didukung dengan faktor dari indikator ADX kita tadi. Jika kita ingin melakukan transaksi beli (buy), maka yang kita tunggu adalah candle yang berwarna terang bertemu dengan candle yang berwarna gelap, biasanya candle yang berwarna gelap akan memulai pembuatan candlenya dengan awalan sama dengan bagian bawah candle yang berwarna cerah. Jika kita sudah menemui kondisi ini dan indikator ADX tadi dalam kondisi hijau memotong atau berada dibawah garis abu-abu, maka trend akan mengalami perubahan menuju keatas. Pada saat kondisi seperti itu, kita harus melaksanakan transaksi pembelian (buy).
Jika kita ingin melakukan transaksi penjualan atau jual (sell), maka kita harus menunggu candle yang sifatnya hampir sama dengan kondisi pada saat kita melakukan transaksi beli tadi. Yang membedakan antara transaksi jual dengan transaksi beli adalah pada kondisi candlenya. Kalau pada transaksi jual, candlenya yang bertemu adalah candle yang berwarna gelap bertemu dengan candle yang berwarna cerah. Dan posisi awal pembuatan candle yang berwarna cerah tersebut adalah sejajar dengan bagian atas candle yang berwarna gelap. Dan jangan lupa dengan kondisi indikator ADXnya. Kondisi indikator ADX pada saat kita ingin melaksanakan transaksi jual adalah pada saat garis merah bertemu dengan garis abu-abu (memotong), atau mengejar garis abu-abu dari bawah. Bisa juga kondisi garis merah memotong garis hijau dari bawah.
Sedangkan untuk menutup atau mengakhiri transaksi yang sudah kita laksanakan tadi, adalah dengan cara melihat seberapa kita untung atau kalau tidak memungkinkan kita juga harus menutup kondisi kita dalam kondisi rugi. Mungkin seperti itu yang dapat saya bagikan dengan teman-teman pada bagian 1 ini, jika ada kesalahan atau jika ingin menambah atau berbagi pengalaman dapat menambahkannya melalui komentar yang sudah disediakan dibawah ini. Terimakasih untuk kunjungannya, jangan lupa untuk selalu melihat kembali blog ini dan juga blog-blog saya yang lain. Salam trading.
No comments:
Post a Comment
terima komentar anda